Dulu, waktu masih berjaket kuning, gua gak kenal sama hal yang namanya dunia organ ekstra.. yang gua tau, ya cuma itu, menyelam bersama orang yang sedikit skeptis akan dunia. dunia orang nerdy, dan ajaibnya, buah pemikiran mereka itu, benar-benar luar biasa. innovasi baru nan canggih banyak yang meleleh dan keluar dari otak melalui lidah dan tangan mereka. mereka, adalah orang-orang yang bersih dan tak tahu menahu soal politik dan kotornya negeri ini. dan yang jelas, kita sama sekali tidak punya musuh, dan selek-selek an. nongkrong, bareng, makan bareng, minum, bareng, ampe terkadang juga, boker bareng.
yap, gua rindu akan masa-masa seperti itu..
nah, sekarang, gua sedang menyelami tentang politik yang sedang terjadi di kampus gua, which is, ini adalah refleksi dari apa yang terjadi dengan negara ini. yak, awalnya gua emang benci sekali dengan semua sistem seperti ini. sampe sekarang juga masih tetap benci, tapi, apa yang bisa gua lakuin sekarang? hal ini udah mendarah daging, di kampus berjaket biru dongker ini. sampe, papah rektor pun juga ikut campur tangan dalam dunia seperti ini.
bukannya, menambah teman yang buanyak, tapi malah mencari, mana yang akan menjadi musuh paling potensial.
sangat disayangkan bukan, seharusnya berbakat untuk bisa jadi teman yang baik dan benar, tapi karna tuntutan sistem, kita malah harus menjadi musuh.
hmm, yang bisa gua lakuin sekarang, adalah, mencoba memahami, apa yang negara ini inginkan, apa yang dunia ini inginkan. dan ga menampik akan segala informasi yang masuk.
ya, this world does exist. live it, and survive.
someday, i will change this whole world from those b*ullshit.
yap, someday.
melewati jalan yang sedikit memutar, demi meraih mimpi.
Rabu, 20 Maret 2013
Rabu, 20 Februari 2013
Jalan Raya Itu Soal Nyali!
Hey again, world! Hari ini, tadi pagi, di lampu merah
unilever. gua baru aja, ribut sama tentara, seru gilak ributnya! Wohooo~ aaannndd,
yap, dan udah jelas sekali pemenangnya itu siapa, haha
then, you know what? Menurut kalian, gua berantem gara-gara
kenapa? Dan siapa yang salah. Oke, gua ceritain kronologinya.
Jam 6 pagi di lampu merah unilever, Saat itu lagi macet di
kedua arah, fuckin crowded. And like usual, kendaraan yang menuju pusat kota
mengambil jalur lebih banyak dari yang seharusnya. Terutama motor. Yap, motor
mengambil tempat yang paling luar, dan mengambil hak jalan bagi kendaraan yang
mengarah pulang. Oke, gua rasa, udah ketemu ini di mana sumber masalah
macetnya.. saat itu, gua baru pulang dari arah pusat kota menuju rumah tercinta
di komplek Deppen. Pas lewat lampu merah situ, bertemu dengan kemacetan yang
ancur seancur-ancurnya, gua tetap berjalan pada jalurnya, kiri jalan, namun
agak mengarah keluar (tengah jalan) pelan, mengikuti mobil depan yang berjalan
lambat. And, that accident happened. Gua jalan pelan, dan dari arah yang
sebaliknya, ada Tentara Negara Indonesia sedang berjalan seenaknya menggunakan
sepeda motornya. Entah apa yang ia pikirkan, ia jelas sekali sengaja menabrakkan
motornya ke motor gua (hey, c’mon, daritadi gua jalan di kiri jalan kayak gini,
geada yang nabrak, what’s the matter w/ u punk?!). And, gua yang ga merasa
salah, karena gua emang jalan pas sama jalurnya, yaitu kiri jalan, ngedorong
itu tentara (lu pikir lu siapa?!), et, gua kira ntu laler ijo nyadar atau
gimane gitu yak.. et, doi malah nyetandarin motornya dan turun, terus langsung
melayangkan bogem mentah, gobloknya yang pertama ditabok adalah helm gue..
ckck. (Untung make helm SNI) ebuset, bertubi-tubi gua dikasih kepalan tangan
tuh, karna gua sadar kalah badan, gua diem aje, daripada gua ngelawan, doi
tambah emosi, bisa remuk ni badan.. abis di sedikit puas, baru gua katain “SEGINI
DOANG HUH?! LU PIKIR LU SIAPA?! JANGAN MENTANG-MENTANG ELU TENTARA YE, TERUS DI
JALAN BISA SEENAKNYA! INI NEGARA PUNYA ATURAN!” et, gua pikir dia udah capek, eh
malah balik dan nampol gua lagi, sambil jawab, “hey, udah tau macet! Ya lu
kasih jalan dong”, ebuset! Doi raja kali! Haha, abis dah gua. Oke, korban
pertama, adalah, sendal pinjeman yang PUTUS, kedua, adalah, motor aing yang
terkapar ga berdaya.. ckck
Ribuan pasang mata, hanya menyaksikan gua yang lagi asik
dipukulin tentara..
Tapi, gua rasa pengguna jalan tau, siapa yang GOBLOK dan
KONYOL disana... dan gua juga yakin, pembaca juga tau, gua sendiri juga tau hal
itu. hahaha.. yoi! jelas banget! saat itu yang Totally Idiot adalah, GUA. Yap,
udah jelas-jelas, kalah dalam semua hal, masih aje dilawan. Dikatain lagi, Ckck,
geblek dasar. Hahaha,
Dan tapi gua juga yakin, semua juga tau, baik yang nonton
live, atau pembaca juga mungkin tau, soal Siapa yang SALAH? Dan, Siapa yang
dengan SOMBONGNYA menggunakan KEKUASAAN?
Dan, gua seketika mikir, “helloooo, where is the cop? I think
i saw him on the traffic light. But where is he?”, and then, he suddenly came,
when it’s all over...
Yap, lucunya negara ini. Udah jelas salah, tapi masih berani
ngotot, dan berkata “GUE BENER, dan ELU YANG SALAH!”. Kayak, lu liat ajadeh di
lampu merah, padahal dia yang nerobos lampu merah, tapi pas kita lewat, dan
klakson, atau nge geber tu orang, eh, ternyata dia malah yang lebih galak. Haha
Yap, begitulah kehidupan jalan raya di negeri ini. Kalo lu
belum punya cukup nyali, gua saranin, JANGAN PERNAH MENYENTUH JALAN RAYA!
BAHAYA! BUKAN BENAR ATAU SALAH, INI SOAL NYALI. YANG BERNYALI LEBIH BESAR,
DIALAH YANG MENANG.
Langganan:
Postingan (Atom)